Saturday, October 20, 2007

Bahagia merekah
bila hujan datang
walau hati ini sakit bagaimana
rintiknya menjinakkan
galau dan dengki

hujan, kegelapan, dan angin
kesanalah aku berlari
jika dunia disekitar tak hendak menampungku

dalam kegelapan
menikmati derai tawa hujan pada bumi
hati menjadi lerai, kepala seperti ditadahi awan
ini adalah ruang pesta malaikat


hujan pun bercerita -selalu cerita yang sama-
"Manusia lahir dan menangis,
ia lahir bersama galau, meneriakkan kegelisahan yang murni.

Hujan, kegelapan, dan angin
adalah ruang rahim ibu yang penuh kasih
ruang tanpa alasan, dan kecaman.
segalanya diluluhkan menjadi senyum.

Dalam senyum
"Ah, hujan...."

senyumkah aku?
.... yang aku tau,
hanya untuk membunuh!