hidup, betul-betul macam kaca. tunggu masa untuk jatuh dan retak, dan berderai, takkan bercantum lagi. makin tiba saat-saat genting, makin meruncing, ibaratnya.
retaklah
jatuhlah
pecahlah
kan aku hidup hanya untuk itu?
Ya Allah! Milik-Mulah segalanya ini. Ketakutan ini. Rasa kasih ini. Debaran hatiku, milik-Mulah. Milikku hanya kosong. Semuanya kupinjam. Semuanya anugerah. Segalanya ujian. Bila Engkau murka, aku hancur. Bila Engkau cinta, dukaku lebur.