Monday, September 17, 2007

disaat hiba melahirkan kecewa
dikala keindahan senja hilang seri
kemurungan menyelubungi hati
tatkala belaian ibu tiada rasa jiwa
terbukti keanggunan bicara dibibir saja
tidak bisa dibawa kehujung titisan darah
diketika saat hembusan terakhir
terasa pelangi cerah hanya mainan sementara...

Pelangi Petang

Kumeniti awan yang kelabu
Kutempuhi lorong yang berliku
Mencari sinar yang menerangi
Kegelapanku

Kupercaya pasti suatu masa
Sang suria kan menyinar jua
Membawa harapan yang menggunung
Bersamanya...

Engkau tiba bagaikan pelangi
Tak bercahya namun kau berseri
Tapi cukup menghiburkan
Hati ini

Seharian waktu bersamamu
Tak terasa saat yang berlalu
Bagai pelangi petang kau kan pasti
Pergi jua...