Tuesday, August 28, 2007

Bintang Yang Hilang

Semalam
sebutir bintang
hilangdi ragut tangan legam.

Bulan pun tumbang
menyuram malam yang turun
menyerkup ria
menyuntik gerun
ke dalam hati yang hiba.

Kuteropongi langit dengan jantung
debarnya segemelentam rebana.
Namun kelibatmu tidak tersua.
Bila datang pagi
terlelap aku dalam degup sepi.
Kau datang dalam mimpi.

Manusiakah itu
yang berhati hitam, melegamkan tangan
melenyapkan bintang
mematikan kerdipan
mengecai harapan?

Kau sebutir bintang
permata umi
penawar ayahanda
penyuluh kasih
Di mana kau?

Aku datang kepada-Mu
mengendong hati serpih dibasahi mata
memohon pulang
sebutir bintang.
Memohon sebutir bintang
pulang ke pangkuan
bikin malam kembali riang.

Ketika manusia menjadi kejam
masih Kau-diam.